Sabtu, 22 April 2017

ESSIEN DAN COLE DAPAT TURUN DALAM PERTANDINGAN KONTRA PS TNI

ESSIEN DAN COLE DAPAT TURUN DALAM PERTANDINGAN KONTRA PS TNI

Beritasarana365.com - Tim Persib Bandung dapat menurunkan Michael Essien dan Carlton Cole saat melawan PS TNI di Stadion Pakansari, Sabtu 22 April 2017 pukul 18.30 WIB. Kepastian untuk Essien dan Cole itu sejalan dengan keluarnya izin dari Kementerian Ketenagakerjaan yang kemudian diteruskan ke Imigrasi untuk mendapat Kitas.

PT Liga Indonesia Baru (LIB) menyelesaikan izin menggunakan tenaga asing (IMTA) untuk pertandingan Sabtu 22 April 2017 dan tiga hari ke depan. Izin itu kemudian diserahkan ke Imigrasi, Jumat 21 April 2017 malam. Dengan begitu, maka tim-tim yang bermain Sabtu ini bisa menurunkan para pemain asingnya. Agen bola online

Hal itu diutarakan oleh CEO PT LIB Risha Adiwijaya. Kasus itu serupa dengan kejadian pada dua pertandingan sebelumnya, Gresik United vs Semen Padang dan Persela vs Madura United. IMTA para pemain asing di empat tim itu keluar pada hari yang sama hingga semua bisa bermain.

Berdasarkan data, tim yang memiliki pemain asing tanpa Kitas pada pertandingan Sabtu hingga Selasa depan ada 7 klub. Mereka adalah Persija, Barito Putra, Pusamania Borneo FC, Bali United, Mitra Kukar, Persib Bandung, dan PS TNI. Bandar bola

"Untuk dua pertandingan hari Jumat, IMTA sudah keluar. Makanya semua pemain asingnya bisa main," katanya.

Dengan adanya IMTA ini maka, Persib bisa memainkan dua pemain asing barunya yakni, Michael Essien dan Carlton Cole. Sebelumnya, keduanya diturunkan di pertandingan perdana melawan Arema FC dan kemudian dipermasalahkan oleh BOPI (Badan Olahraga Profesional Indonesia) karena belum mengantongi Karti Izin Tinggal Terbatas (Kitas).

Jika IMTA sudah keluar, ujar Risha, artinya pajak sudah dibayarkan masuk ke BPKK (Badan Pengawas Kegiatan dan Keuangan). Begitu IMTA keluar maka sudah secara online terdaftar di Imigrasi.

"Nah, nanti Imigrasi tinggal mengeluarkan izin tinggal terbatas (Itas)," ungkapnya.

Cepatnya proses ini merupakan hasil dari rapat koordinasi yang diinisiasi Kementerian Ketenagakerjaan, Kamis 20 April 2017. Mereka berkoordinasi dengan Imigrasi, PSSI, dan BOPI. Salah satu putusannya adalah semua dokumen terkait di dalam penggunaan tenaga kerja asing harus dipenuhi. Hingga, ujar Risha, kini tinggal masalah waktu saja yang harus dikejar dan dipercepat.

Sekretaris Direktorat Jenderal (Sesditjen) Imigrasi, Friment Aruan kemarin mengatakan jika pihaknya bisa mempercepat pemberian izin. Asalkan, pengurusan rencana penggunaan tenaga kerja asing (RPTKA) dan IMTA bisa diselesaikan kemarin. Imigrasi, ujarnya akan memberikan persetujuan secara online. Judi online

"Kami hanya butuh dua syarat, yakni IMTA dan pernyataan dari pihak pengguna," katanya.

Risha mengatakan, bila melewati prosedur normal, maka membutuhkan waktu sekitar 1 bulan higga 1,5 bulan untuk pembuatan Itas. Pasalnya, untuk melakukan pendaftaran saja, mereka harus melalui 4 tahap.

"Jadi yang namanya pendaftaran itu harus dimulai dari rekomendasi PSSI, BOPI, masuk ke Kemnaker terakhir ke Imigrasi. Jadi, ada empat tahapan dan tiap tahap butuh waktu dan proses," katanya.

    Choose :
  • OR
  • To comment
Tidak ada komentar:
Write komentar