Rabu, 12 April 2017

GBLA SIAPKAN 36.000 TIKET UNTUK LAGA PEMBUKA PERSIB VS AREMA

GBLA SIAPKAN 36.000 TIKET UNTUK LAGA PEMBUKA PERSIB VS AREMA

Beritasarana365.com - Panitia pelaksana pertandingan kandang Persib menyiapkan sekitar 36.000 tiket untuk laga pembuka Liga 1 2017 saat menjamu Arema di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu 15 April 2017.

Hal tersebut disampaikan General Kordinator Panitia pelaksana pertandingan kandang Persib, Budi Bram Rachman setelah mengikuti rapat koordinasi pengamanan di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Selasa 11 April 2017. 

Meski demikian, Panitia pelaksana pertandingan kandang Persib masih melakukan penghitungan jumlah kursi karena akan ada pengosongan sebagian kursi terkait rencana kehadiran Presiden RI Joko Widodo.

"Kalau masalah tiket, kami belum rilis karena belum berhitung (jumlah kursi). Soalnya ada beberapa kursi yang dikosongkan apabila skenario Liga I ini dihadiri oleh Presiden. Mudah-mudahan dalam beberapa waktu ini, kami sudah bisa merilis jumlah tiket dan kursi yang akan dikeluarkan," ujarnya.

Dalam rapat tersebut dijelaskan, kapasitas kursi di Stadion GBLA yaitu 38.000 kursi.

Sedikitnya 2.289 petugas akan diterjunkan untuk mengamankan laga tersebut. Jumlah itu belum termasuk Pasukan Pengaman Presiden (Paspampres) yang diperkirakan akan menjaga Presiden Joko Widodo.

Kepala Biro Operasional Polda Jabar Kombes Pol Leonidas Braksan menyatakan, jumlah tersebut terdiri atas personel TNI sebanyak 276, Polda Jabar (706 personel), Polrestabes Bandung (1.052 personel), dan Pamdal (225 personel). ‎

"Selain keamanan di wilayah GBLA, untuk menjaga kondusifitas Kota Bandung khususnya, kami akan berkordinasi dengan Polsek-polsek di titik pemberangkatan bobotoh," ujarnya.
Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Hendro Pandowo mengungkapkan, jika Jokowi hadir di laga nanti, tribun VVIP dipastikan streril dari bobotoh. Di tribun tersebut bakal dijaga oleh Paspampres.

"Jika benar rencana Bapak Presiden hadir, untuk ring 1, kami serahkan sterilisasi khususnya VVIP oleh Paspampres. Kami di luar itu," ujarnya.


    Choose :
  • OR
  • To comment
Tidak ada komentar:
Write komentar